Soal Penerima Beasiswa Luar Negeri, Anies: Uang Rakyat, Harus Kembalikan dalam Bentuk...

- 6 Januari 2024, 11:05 WIB
Anies Baswedan di depan background bergambar pasangan AMIN
Anies Baswedan di depan background bergambar pasangan AMIN / ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc./

SUARA JAYAPURA - Calon Presiden Anies Baswedan menyebut dana beasiswa kuliah di luar negeri merupakan uang rakyat. 

Hal itu disampaikan saat membicarakan penerima beasiswa luar negeri (LN) yang dibiayai negara pada Jumat, 5 Januari 2023. 

"Saya berpandangan mereka berangkat dengan uang pajak rakyat, bukan uang dari orang tuanya," katanya. 

Baca Juga: Kampanye Pilpres 2024 Hari ke-37, Anies dan Muhaimin Iskandar Pisah Jalan

Karena dibiayai negara, kata Anies, maka mereka harus mengembalikan dalam bentuk kontribusi untuk Indonesia tidak mesti memutuskan tidak kembali ke Indonesia.

"Karena itu mereka harus mengembalikan dalam bentuk kontribusi untuk Indonesia di manapun mereka bekerja," katanya. 

Anies menilai para penerima beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan sebagai "Duta Indonesia" yang bisa mempromosikan kompetensi orang Indonesia di perusahaan-perusahaan luar negeri.

Di sisi lain, capres dari Koalisi Perubahan itu berpandangan, para penerima beasiswa bisa saja tidak terburu-buru pulang ke Indonesia demi memperbanyak pengalaman.

Baca Juga: Isu Tak Sedap Internal Timnas AMIN, Anies Baswedan Buka Suara

"Bila mereka bekerja di badan internasional, bekerja di perusahaan internasional, lalu mereka memutuskan mau investasi kemana, mau bikin program kemana, maka bisa bawa nama Indonesia," ujarnya.

Oleh karena itu Anies meminta masyarakat tidak menghakimi para penerima beasiswa yang enggan pulang dahulu ke Indonesia sebagai sosok yang tak nasionalis.

"Karena itu jangan dihukum mereka tidak nasionalis," kata Anies.***

 

Editor: Muhammad Rafiq

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah